Musyawarah Desa (Musdes) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026

  • Aug 21, 2026
  • Pemdes Nelayan

Kamis, 20 Agustus 2026

Pemerintah Desa Nelayan melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka membahas Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026 , yang bertempat di Kantor Desa Nelayan pada hari Kamis, 20 Agustus 2026 .

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Nelayan,  Perangkat Desa , Ketua dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) , tokoh masyarakat , serta Pendamping desa,Pendamping Lokal Desa, PKM Stiper Amuntai, Kader Posyandu, Pegawai Kantor Camat Sungai Tabukan (Bpk. Muhammad Abrar, S.Pd. I), Kepala Sekolah TK Ceria Nelayan, Kader Posyandu, Ketua RT dan KKN Universitas Lambung Mangkurat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Nelayan menyampaikan bahwa perubahan APBDes dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi dan kebutuhan pembangunan desa di tahun berjalan. “Perubahan APBDes ini merupakan wujud transparansi dan akuntabilitas pemerintah desa dalam pengelolaan keuangan desa, agar program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan prioritas kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Musyawarah berlangsung secara terbuka dan partisipatif. Peserta memberikan masukan terkait rencana perubahan anggaran, termasuk penyesuaian pendapatan desa , realisasi belanja pembangunan , serta rencana kegiatan tambahan yang dianggap mendesak, seperti perbaikan infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, dan peningkatan layanan sosial.

Setelah melalui diskusi bersama, peserta musyawarah menyepakati Rancangan Perubahan APBDes Tahun Anggaran 2026 untuk selanjutnya ditetapkan melalui Peraturan Desa tentang Perubahan APBDes Tahun 2026 .

Ketua BPD Suryani  menegaskan bahwa hasil Musdes ini akan menjadi dasar bagi pemerintah desa dalam melaksanakan kegiatan pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Dengan terselenggaranya Musyawarah Desa ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat terus berperan aktif dalam mengawal pelaksanaan APBDes agar pembangunan di Desa Nelayan dapat berjalan transparan, partisipatif, dan berkelanjutan.